Cara Aman Melakukan Terapi Bekam di Rumah Sendiri


Bekam atau terapi bekam mulai populer di Indonesia sebagai metode alternatif untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan. Namun, tidak semua orang memiliki waktu atau biaya untuk pergi ke tempat bekam secara teratur. Oleh karena itu, banyak orang mulai mencari cara aman melakukan terapi bekam di rumah sendiri.

Menurut dr. Azizah, seorang ahli terapi bekam, melakukan bekam di rumah sendiri sebenarnya bisa dilakukan asalkan kita sudah memahami teknik dan prosedurnya dengan benar. “Penting untuk memperhatikan kebersihan alat bekam dan area kulit yang akan diberi bekam agar terhindar dari infeksi,” ujarnya.

Salah satu cara aman melakukan terapi bekam di rumah sendiri adalah dengan memastikan alat bekam yang digunakan steril. Pastikan alat bekam telah dibersihkan dengan benar sebelum digunakan. Selain itu, pastikan juga area kulit yang akan diberi bekam dalam keadaan bersih dan bebas dari kotoran.

Menurut Ustaz Ahmad, seorang praktisi terapi bekam, ada beberapa titik-titik bekam yang bisa dipilih untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan. “Misalnya, bekam di titik-titik yang berkaitan dengan sistem pencernaan dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh,” katanya.

Selain itu, penting juga untuk memperhatikan teknik melakukan bekam yang benar. Pastikan tekanan udara pada alat bekam tidak terlalu kuat agar tidak menyebabkan rasa nyeri yang berlebihan. Selalu perhatikan reaksi tubuh setelah melakukan terapi bekam dan segera hentikan jika terdapat reaksi yang tidak biasa.

Dengan memahami teknik dan prosedur yang benar, serta memperhatikan kebersihan alat bekam dan area kulit, kita bisa melakukan terapi bekam di rumah sendiri dengan aman dan efektif. Namun, jika merasa ragu atau tidak yakin, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan ahli terapi bekam terpercaya.

Jadi, jangan ragu untuk mencoba cara aman melakukan terapi bekam di rumah sendiri untuk menjaga kesehatan tubuh kita. “Kesehatan adalah investasi terbaik yang bisa kita berikan untuk diri sendiri,” tambah dr. Azizah. Semoga bermanfaat!