Bekam, atau yang dikenal juga sebagai terapi bekam, merupakan salah satu metode pengobatan alternatif yang sudah dikenal sejak zaman dahulu. Khasiat terapi bekam untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan telah terbukti secara empiris oleh banyak orang. Terapi ini dilakukan dengan cara memasang gelas atau bekam yang telah dipanaskan pada bagian tubuh tertentu.
Menurut dr. Aulia Rahmi, seorang praktisi kesehatan holistik, terapi bekam dapat membantu memperlancar aliran darah dan meredakan berbagai masalah kesehatan seperti nyeri otot, migrain, dan masuk angin. “Bekam memiliki efek sebagai stimulasi yang dapat meningkatkan sirkulasi darah dan mempercepat proses penyembuhan tubuh,” ujarnya.
Beberapa manfaat terapi bekam yang sudah terbukti antara lain adalah mengurangi peradangan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan membantu mengatasi gangguan pencernaan. Menurut Prof. Dr. Hadi Pramono, seorang pakar kesehatan dari Universitas Indonesia, terapi bekam juga dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan mental. “Proses pemasangan bekam akan merangsang pelepasan endorfin di dalam tubuh, yang dapat membuat kita merasa lebih rileks dan tenteram,” jelasnya.
Namun, perlu diingat bahwa terapi bekam tidak dianjurkan untuk semua orang. Menurut dr. Novita Sari, seorang dokter spesialis integratif, terapi bekam sebaiknya dihindari oleh orang-orang dengan gangguan pembekuan darah, wanita hamil, dan penderita penyakit kulit. “Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum menjalani terapi bekam, agar tidak terjadi komplikasi yang tidak diinginkan,” katanya.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa khasiat terapi bekam untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan memang sudah terbukti secara nyata. Namun, tetaplah berhati-hati dan konsultasikan dengan ahli kesehatan sebelum memutuskan untuk menjalani terapi ini. Keselamatan dan kesehatan tubuh adalah hal yang paling utama.
